St. Yafet's posts with tag: anarki

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag anarki
VideoThe Distillers - City of AngelsOct 17, '07 2:37 PM
for everyone
Nikmati!!!


the distillers-city of angels-rockenweb.mp4 (19.2 MB)

MusicBlack Flag - 1983 - The First Four Your YearsAug 25, '07 12:45 PM
for everyone
Image Hosted by ImageShack.us
Nervous Breakdown Black Flag_The First Four Years Black Flag 
Fix Me Black Flag_The First Four Years Black Flag 
I've Had It Black Flag_The First Four Years Black Flag 
Wasted Black Flag: The First Four Years Black Flag 
Jealous Again Black Flag: The First Four Years Black Flag 
Revenge Black Flag_The First Four Years Black Flag 
White Minority Black Flag: The First Four Years Black Flag 
No Values Black Flag_The First Four Years Black Flag 
You Bet We've Got Something Personal Against You! Black Flag_The First Four Years Black Flag 
Clocked In Black Flag: The First Four Years Black Flag 
Six Pack Black Flag: The First Four Years Black Flag 
I've Heard It Before Black Flag: The First Four Years Black Flag 
american waste The First Four Years Black Flag 
Machine Black Flag: The First Four Years Black Flag 
Louie Louie Black Flag: The First Four Years Black Flag 
Damaged I Black Flag: The First Four Years Black Flag 

MusicThe Exploited - The SingleAug 23, '07 8:59 AM
for everyone
Enjoy!!


Image Hosted by ImageShack.us



Image Hosted by ImageShack.us

Army Life The Singles The Exploited 
The Mods The Singles The Exploited 
Crashed Out The Singles The Exploited 
Exploited Barmy Army The Singles The Exploited 
I Believe In Anarchy The Singles The Exploited 
What You Gonna Do The Singles The Exploited 
Dogs Of War The Singles The Exploited 
Blown To Bits (live) The Singles The Exploited 
Dead Cities The Singles The Exploited 
Hitler's In The Charts Again The Singles The Exploited 
Class War The Singles The Exploited 
SPG (live) The Singles The Exploited 
Cop Cars (live) The Singles The Exploited 
Y O P The Singles The Exploited 
Attack The Singles The Exploited 
Alternative The Singles The Exploited 
Troops Of Tomorrow The Singles The Exploited 
Computers Dont't Blunder The Singles The Exploited 
Addiction The Singles The Exploited 
Rival Leaders The Singles The Exploited 
Army Style The Singles The Exploited 
Singalongabushell The Singles The Exploited 
Punks Not Dead (live) The Singles The Exploited 
Sex And Violence (live) The Singles The Exploited 
Dole (live) The Singles The Exploited 
Out of Control (live) The Singles The Exploited 

MusicSajak Suara - Wiji ThukulAug 8, '07 7:35 PM
for everyone
Words by Widji Thukul, Song By Homicide

Sajak Suara - Wiji Thukul

sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku

suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan untukmu: pemberontakan!

sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang ingin merayah hartamu
ia ingin bicara
mengapa kau kokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?

sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ialah yang mengajari aku bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan
SajakSuara   

MusicThe ExploitedJul 16, '07 8:11 AM
for everyone
Enjoy!!
Exploited Barmy Army Dead Cities The Exploited 
I Believe In Anarchy Dead Cities The Exploited 
Punk`s Not Dead Dead Cities The Exploited 
Dogs Of War Dead Cities The Exploited 
Y.O.P. Dead Cities The Exploited 
Attack Dead Cities The Exploited 
Daily News Dead Cities The Exploited 
So Tragic Dead Cities The Exploited 
Alternative Dead Cities The Exploited 
Dead Cities Dead Cities The Exploited 
Hitlers In The Charts Again Dead Cities The Exploited 
Class War Dead Cities The Exploited 
UK 82 Dead Cities The Exploited 
Disorder Dead Cities The Exploited 
War Dead Cities The Exploited 
Computers Dont't Blunder Dead Cities The Exploited 
Troops Of Tomorrow Dead Cities The Exploited 
Sex And Violence Dead Cities The Exploited 

MusicA Tribute to PERSIBJul 15, '07 5:06 AM
for everyone
Hidup PERSIB!!
Doel Sumbang- PERSIB   
HarJay- Punggawa Keukeuh   
jeruji - wasit goblog a tribute to PERSIB Viking Compilation 
Kang Ibing - Hariring PERSIB   
Koil - Untk Kemenangan Kami   
Kremlin - Arti Persib   
Mocca - Mars PERSIB   
Gak usah rusuh lagi  N.Bullet 
Lautan Api  PHB Maung 
Purpose - PERSIBku Yang Biru   
S.O.V -Lawan Serang Taklukan   
balance-persib persib senjep 
Seurieus - Sihung Maung Bandung   
T.B.Blues - Persib Hebat   
Virus - Persib ataw mati   

VideoSex Pistols - Anarchy In The UKJul 12, '07 2:27 PM
for everyone


Sex_Pistols_Anarchy_In_The_UK(Music_Video)(www.punkrockvideo.net).mpeg (21.4 MB)

VideoSum 41 - MotivationJul 11, '07 6:51 PM
for everyone
Selamat menikmati


Sum_41_Motivation(Music_Video)(www.punkrockvideo.net).mpeg (17.8 MB)







Photo AlbumI Love PERSIB (2 photos)Jul 9, '07 4:03 AM
for everyone

Blog Entry The 13th salaryJul 7, '07 7:39 AM
for everyone
Pagi-pagi seperti biasa kubuka Inboxku, kulihat sebuah e-mail yang perlu tanggapanku...email yang menantang untuk ditanggapi. Ada nama institusi yang sengaja saya ignore agar tidak terjadi kesalahpahaman. Berikut ini emailnya:

From: Akmal Budi Yulianto
Sent: Tuesday, December 05, 2006 3:34 PM
Subject: Perlu mempertimbangkan



Salam kesejahteraan ,

Konon kabaranya swasta lebih baik daripada negeri , perhatian di segala bidang dan aspek ,

Konon kabarnya pula , swasta lebih diperhatikan daripada negeri ,

Konon kabarnya di kepegawaian negeri ada istilah tentang GAJI ke 13 padahal setahun hanya 12

Gaji ke 13 adalah bentuk apresiasi dan penghargaan serta wujud perhatian kepada para karyawan

Kiranya perlu dipertimbankan agar gaji ke 13 masuk dalam pembahasan di tingkat “elite” ixxxxt atau AxxxA

Gimana sodara Yafet … ada tanggapan ????


Akmal Budi Yulianto ( ABY )





Lantas aku membalas email tersebut seperti berikut:




From: Yafet Santo Nugroho
Sent: Wednesday, December 06, 2006 2:55 AM
Subject: RE: Perlu mempertimbangkan


Hark and Behold,

Mari kita lihat dari sudut pandang positif dan negatif. Ungkapan “konon” sejatinya adalah ungkapan yang tidak pasti, ungkapan lama yang berusaha memberi stigma positif yang berusaha mendobrak pemikiran orang-orang yang dibodohi. Swasta lebih baik daripada Negeri itu juga tentatif, karena tergantung apa yang ada pada struktural dan fundamental dari paradigma institusi tersebut. Jika pihak swasta berorientasikan pada keuntungan belaka, pada pemikiran kapitalis atau pada privatisasi, mungkin kata lebih baik itu sebaiknya dihilangkan saja. Namun akan berbeda halnya jika pihak swasta itu memang berusaha untuk berpikir kesetaraan, berpikir persamaan hak didalam tubuhnya, atau mengutamakan kepentingan bersama, mungkin bisa dibilang lebih baik. Intinya adalah baik swasta maupun negeri, sama saja mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dan menekan modal serendah mungkin. Gaji ke 13 itu hanya bentuk pembodohan saja. Tanya Kenapa? Dengan pemberian Gaji ke 13, berarti secara tidak langsung kita akan berpikir bahwa perusahaan memperhatikan kita, namun jika kita telusuri lebih jauh, ada suatu tujuan tertentu dari perusahaan yaitu “keuntungan”. Setiap pencarian keuntungan, akan ada yang dikorbankan. Gaji ke 13 tersebut hanyalah motivator fiktif, karena kita akan termotivasi untuk bekerja lebih baik, namun kita akan sadar jika kita mempertanyakan apakah seimbang antara pemberian gaji ke 13 dengan apa yang kita lakukan.

Percuma saja jika ada gaji ke 13 tetapi kita tidak mendapatkan kesejahteraan, kenyamanan, alih-alih kita bisa membuat kecemburuan antara kita dengan divisi lain dalam tubuh perusahaan tersebut. Baik swasta maupun negeri sebenarnya hal tersebut berlaku. Alangkah baiknya kita berdiri sendiri, tanpa ada tekanan, tanpa ada gaji ke 13, tanpa ada sistem yang berusaha mengatur selama kita masih mampu berjalan dengan pemikiran terbuka dan terpola. Maju bersama dan jatuh bersama. Dengan berdiri sendiri berarti kita bisa mengatur jalan kita sendiri tanpa ada otoritas yang membayangi, tanpa ada sistem bentukan yang berusaha membatasi jalan kita. Jadi yang terpenting adalah bagaimana kita memperkuat diri kita sendiri sehingga kita mampu berdiri sendiri dan berusaha menggempur benteng-benteng birokrasi yang menyulitkan kita bergerak.

Intinya adalah tentang bagaimana mengubah "kerja" menjadi sebuah permainan yang menggembirakan dimana semua orang yang terlibat di dalamnya dapat bersenang-senang. Tapi entahlah bagi kalian semua, apalagi bagi para pecandu kerja di luar sana yang seringkali tidak dapat berpikir dan melakukan sesuatu selain mengabdikan dirinya pada dunia kerja. Sesuatu yang mengingatkan saya pada sebuah slogan saat terjadi revolusi Paris 68: "Seorang yang selalu bekerja tidak akan pernah mengerti lagi apa yang harus ia lakukan selain bekerja". Menyedihkan? Hmmm…

Jadi tanggapan saya juga tergantung atas dasar apa kita mendapatkan Gaji ke 13. Kalo memang gaji ke 13 tersebut cukup prospektif, cukup menyejahterakan, cukup nyaman, cukup memberikan kebahagiaan, cukup sebanding dengan apa yang kita kerjakan atau menggembirakan buat kita, kenapa tidak kita ambil. Namun jika gaji ke 13 tersebut hanya akal-akalan direksi agar kita terbuai dengan apa yang ditawarkan perusahaan sehingga perusahaan mendapat keuntungan sebesar-besarnya dan yang sejahtera hanyalah mereka yang memiliki jabatan atau kekuasaan tanpa memikirkan kitalah yang membuat mereka sejahtera, buat apa gaji ke 13 tersebut. Jika kita hanya ingin dibodohi, buat apa gaji ke 13?

"Kebebasan tidak akan pernah dapat direalisasikan sebelum saatnya lewat dimana buruh tidak lagi perlu bekerja di bawah dorongan kebutuhan dan keperluan eksternal" Karl Marx



Regrets,
Yafet Santo Nugroho

Blog Entry TABIAT MUSSOLINI DALAM KULTUR RELIGIUSJul 7, '07 7:35 AM
for everyone
Tulisan ini merupakan tantangan terbuka bagi mereka-mereka yang memberangus setiap kepercayaan dan sweeping plus pengrusakan keyakinan yang dicap kafir oleh front-front maupun divisi-divisi yang berlindung dibalik topeng moral agama!
Aku bersumpah untuk setiap tempat ibadah yang kalian hancurkan dengan mudah, untuk setiap kitab yang kalian anggap layak dijadikan tempat meludah. Atas nama kebanggaan terhadap kepercayaan individu sehingga kebebasan orang lain harus rata dengan tanah. Untuk setiap dakwah yang kalian lempar sebagai invitasi untuk menjelajah kemungkinan bahwa setiap pemikiran diluar kepala kalian pantas untuk musnah!

Sudah seharusnya setiap individu bebas mutlak menentukan agama apa yang dianutnya. Diskriminasi diantara para warga sehubungan dengan keyakinan agamanya sama sekali tidak dapat ditolerir, bahkan untuk sekedar penyebutan agama seseorang di dalam dokumen resmi tanpa ragu lagi mesti dibatasi. Negara pun seharusnya juga tidak diperbolehkan didirikan untuk masyarakat religius tertentu. Hal-hal ini secara absolut menjadi perkumpulan bebas orang-orang yang berpikiran begitu, asosiasi independen dari negara. Hanya pemenuhan seutuhnya dari tuntutan ini yang dapat mengakhiri masa lalu yang memalukan dan keparat.

Fenomena pemberangusan kebebasan berkeyakinan menjadi trend busuk dikalangan divisi atau front-front yang mengatasnamakan suatu kultur religius tertentu. Sehingga fenomena tersebut lebih pantas untuk disebut dengan fasisme berkedok agama. Saya berargumen bahwa fasisme tak ada hubungannya dengan religius atau tidaknya sebuah masyarakat dan saya pikir setiap orang pun dapat membedakan antara agama dan fasisme terutama bagi mereka yang selalu membuka ruang bagi perdebatan dan argumentasi. Kecuali memang jika kita dikelilingi oleh para fasis atau dalam kata lain masyarakat kita hari ini adalah wujud lain dari gabungan pasukan Neo-Nazi. Itu sudah beda masalah. Mereka-mereka yang mengatasnamakan suatu penganut religius tertentu dengan terang-terangan melakukan penganiayan, pemukulan bahkan penyerangan dan pengrusakan tempat-tempat ibadah dibeberapa kota.

Namun bagaimanapun juga kita juga tidak boleh atau tidak patut untuk jatuh dalam kesalahan menempatan persoalan agama ke dalam sebuah abstrak, kebiasaan yang idealistik sebagai sebuah masalah intelektual yang tak berhubungan dengan perjuangan agama itu sendiri seperti yang tidak jarang dilakukan oleh kaum-kaum yang terorganisir dalam front-front yang ada diantara masyarakat kita.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help