St. Yafet's posts with tag: falsafah

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag falsafah
VideoStory of The Year - Anthem of Our Dying DayOct 9, '07 10:53 AM
for everyone
Nikmati!!!


story of the year-anthem of our dying day-rew.mpeg (18.1 MB)

MusicSajak Suara - Wiji ThukulAug 8, '07 7:35 PM
for everyone
Words by Widji Thukul, Song By Homicide

Sajak Suara - Wiji Thukul

sesungguhnya suara itu tak bisa diredam
mulut bisa dibungkam
namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku

suara-suara itu tak bisa dipenjarakan
di sana bersemayam kemerdekaan
apabila engkau memaksa diam
aku siapkan untukmu: pemberontakan!

sesungguhnya suara itu bukan perampok
yang ingin merayah hartamu
ia ingin bicara
mengapa kau kokang senjata
dan gemetar ketika suara-suara itu
menuntut keadilan?

sesungguhnya suara itu akan menjadi kata
ialah yang mengajari aku bertanya
dan pada akhirnya tidak bisa tidak
engkau harus menjawabnya
apabila engkau tetap bertahan
aku akan memburumu seperti kutukan
SajakSuara   

MusicA Tribute to PERSIBJul 15, '07 5:06 AM
for everyone
Hidup PERSIB!!
Doel Sumbang- PERSIB   
HarJay- Punggawa Keukeuh   
jeruji - wasit goblog a tribute to PERSIB Viking Compilation 
Kang Ibing - Hariring PERSIB   
Koil - Untk Kemenangan Kami   
Kremlin - Arti Persib   
Mocca - Mars PERSIB   
Gak usah rusuh lagi  N.Bullet 
Lautan Api  PHB Maung 
Purpose - PERSIBku Yang Biru   
S.O.V -Lawan Serang Taklukan   
balance-persib persib senjep 
Seurieus - Sihung Maung Bandung   
T.B.Blues - Persib Hebat   
Virus - Persib ataw mati   



Photo AlbumI Love Bandung (1 photo)Jul 9, '07 4:00 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
I'm proud to be a man who came from Bandung. Bandung is the great city!!

Blog Entry TABIAT MUSSOLINI DALAM KULTUR RELIGIUSJul 7, '07 7:35 AM
for everyone
Tulisan ini merupakan tantangan terbuka bagi mereka-mereka yang memberangus setiap kepercayaan dan sweeping plus pengrusakan keyakinan yang dicap kafir oleh front-front maupun divisi-divisi yang berlindung dibalik topeng moral agama!
Aku bersumpah untuk setiap tempat ibadah yang kalian hancurkan dengan mudah, untuk setiap kitab yang kalian anggap layak dijadikan tempat meludah. Atas nama kebanggaan terhadap kepercayaan individu sehingga kebebasan orang lain harus rata dengan tanah. Untuk setiap dakwah yang kalian lempar sebagai invitasi untuk menjelajah kemungkinan bahwa setiap pemikiran diluar kepala kalian pantas untuk musnah!

Sudah seharusnya setiap individu bebas mutlak menentukan agama apa yang dianutnya. Diskriminasi diantara para warga sehubungan dengan keyakinan agamanya sama sekali tidak dapat ditolerir, bahkan untuk sekedar penyebutan agama seseorang di dalam dokumen resmi tanpa ragu lagi mesti dibatasi. Negara pun seharusnya juga tidak diperbolehkan didirikan untuk masyarakat religius tertentu. Hal-hal ini secara absolut menjadi perkumpulan bebas orang-orang yang berpikiran begitu, asosiasi independen dari negara. Hanya pemenuhan seutuhnya dari tuntutan ini yang dapat mengakhiri masa lalu yang memalukan dan keparat.

Fenomena pemberangusan kebebasan berkeyakinan menjadi trend busuk dikalangan divisi atau front-front yang mengatasnamakan suatu kultur religius tertentu. Sehingga fenomena tersebut lebih pantas untuk disebut dengan fasisme berkedok agama. Saya berargumen bahwa fasisme tak ada hubungannya dengan religius atau tidaknya sebuah masyarakat dan saya pikir setiap orang pun dapat membedakan antara agama dan fasisme terutama bagi mereka yang selalu membuka ruang bagi perdebatan dan argumentasi. Kecuali memang jika kita dikelilingi oleh para fasis atau dalam kata lain masyarakat kita hari ini adalah wujud lain dari gabungan pasukan Neo-Nazi. Itu sudah beda masalah. Mereka-mereka yang mengatasnamakan suatu penganut religius tertentu dengan terang-terangan melakukan penganiayan, pemukulan bahkan penyerangan dan pengrusakan tempat-tempat ibadah dibeberapa kota.

Namun bagaimanapun juga kita juga tidak boleh atau tidak patut untuk jatuh dalam kesalahan menempatan persoalan agama ke dalam sebuah abstrak, kebiasaan yang idealistik sebagai sebuah masalah intelektual yang tak berhubungan dengan perjuangan agama itu sendiri seperti yang tidak jarang dilakukan oleh kaum-kaum yang terorganisir dalam front-front yang ada diantara masyarakat kita.

Blog Entry Untuk kebebasan aku menulisJul 5, '07 9:48 AM
for everyone
Tulisan lama yang pernah saya buat untuk mengisi kekosongan di Multiply ini.

Sebenarnya apa yang dimaksud kebebasan? apa esensi dari kebebasan? Apa latar belakang dari kebebasan yang kamu cari?

Tulisan ini terinspirasi ketika titik jenuh menuju titik klimaks dan sulit untuk dimuntahkan dalam bentuk apapun kecuali dalam bentuk tulisan.

Kebebasan sering diartikan suatu keadaan dimana kita tidak terikat oleh suatu hal pun, atau mungkin juga kita bebas menentukan haluan kita, pandangan kita, isi hati kita. Kebebasan berasal dari kata bebas (kata sifat) yang berimbuhan ke- dan -an sehingga dapat bertransformasi menjadi kata benda. (teuing ah pokonamah ieu nu urang ngarti euy..). Ketika kita bayangkan sebagai suatu kata benda mungkin ini terasa tidak enakeun di kuping -teuing beuneur, teuing hanteu-.yah pokonya mah bebas lah!!Kamu juga punya hak untuk memikirkan definisi yang tepat untuk kata "kebebasan".

Kemudian apa yang kita cari menjadi suatu alasan bahwa kita mempunyai hak untuk bebas. Sulit dimengerti sulit pula dipahami makna dari kebebasan. Ketika kita melangkah keluar dari rumah, kita merasakan suatu kebebasan berada jauh dari orang tua, atas alasan tersebut terkadang kita akan memanfaatkannya untuk melakukan apa yang ingin kita lakukan. secara tidak sadar kebebasan juga masih jauh dari mengikat, kita bebas dari orang tua tapi kembali lagi terikat oleh diri kita sendiri. Persepsi atas terjajahnya kita oleh pemikiran diri serta apa yang disebut dengan kata hati sering kali terkoyak dikala kita melihat suatu esensi yang memihak kepada kita. Saya juga lieur ketika harus mengorbankan salah satu dari kebebasan seperti ilustrasi tersebut. Jadi sebenarnya kebebasan itu tidak ada!! Karena kita manusia mempunyai ego, mempunyai keinginan kuat dan mempunyai pandangan berbeda terhadap sesuatu yang menyenangkan atau menguntungkan bagi diri kita. Apapun yang ada dikepalamu adalah cairan yang harus ditumpahkan ketika tanah mulai mengering dan butuh hujan agar tidak dehidrasi.

Berdiri diatas kapal yang bernama kebebasan tidak selalu menyenangkan. Kebebasan harus diperjuangkan, dipertahankan dan kalo perlu sih ditikamkan kepada musuh kita agar dia mati untuk bertindak, betul tidak?
Ketika kita berpikir apa yang kita cari, disitu sebenarnya kita menemukan bahwa diri kita sedang terikat oleh apa yang disebut keinginan diri. Dalam implementasinya terkadang pula kita hanya berpikir apa yang kita cari tanpa sadar.

Tanpa akhir yang jelas, tulisan ini hanyalah satuan terkecil yang tersangkut di dalam belantara maya yang maha besar. Berharap dapat pula tertinggal didalam kepalamu walau sekedar sepah tak berguna.


~Salam Kebebasan dari St. Yafet~

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help